Ku tulis kisah ini saat umurku 21 tahun….
Aku terlahir ke dunia ini tanggal 7 Oktober 1992. Orang Tua ku
memberi ku nama Rubeca Sinaga .Aku anak ke dua dari tiga
bersaudara. Aku dibesarkan dikeluarga yang tidak kaya,tapi tidak juga berkekurangan.Aku
memiliki bakat menyanyi.Ibuku bilang sejak ku berumur 2 tahun setengah aku
sudah bisa menyanyi. Aku seorang pribadi yang pendiam terhadap orang yang belum
aku kenal.Susah senyum,sehingga sering orang mengira bahwa ku sombong. Aku juga
tidak pintar tapi tidak juga bodoh,ya sedang-sedang saja. Aku memiliki ibu yang
sangat baik,tapi ibuku juga punya kelemahan yaitu suka mengomel.Terkadang aku
pusing mendengarnya.Aku memiliki ayah yang memiliki khrasima seorang
pemimpin,orangnya tegas dan juga bijak.Kemudian aku memiliki kakak yang
cantik,dia memiliki kulit yang putih.Dia juga pintar matematika,berbanding
terbalik denganku yang paling pusing jika belajar matematika. Aku juga memiliki
adik perempuan.Umurku dari adik berjarak 5 tahun.Dia baik,tapi terkadang keras
kepala dan egois.Aku bahagia dan bersyukur pada Tuhan Yesus telah dilahirkan
kedunia ini ditengah-tengah keluarga yang mengenal ajaran Firman Tuhan.
Aku tidak banyak mengingat kisah-kisah ku waktu ku
kecil.Karena menurutku tak ada yang menarik untuk diingat.Saat ku duduk di
bangku Tk hingga SD,tak ada yang menarik.Yang aku ingat aku punya banyak teman
dan ada juga yang membenciku entah kenapa.Saat aku dibangku SMP,sedikit
menarik.Aku memiliki 3 sahabat yang mengisi hari-hariku dengan tawa yaitu Rizkia,Nova dan
Desamaya. Saat aku SMP
keadaan ekonomi dikelurgaku menurun drastis karena ayahku sakit keras,sakit
magh kronis dan sudah komplikasi ke liver sehingga tidak bisa bekerja.Ayahku
sakit 3 tahun. Sudah berobat kesana kemari tapi tidak kunjung sembuh.Dari aku
kelas 1 SMP hingga aku kelas 3 SMP.Aku pun sering bolos sekolah untuk menemani
ayahku berobat ke tempat pengobatan yang jarak nya sangat jauh. Sungguh
masa-masa itu begitu berat, Aku kasian melihat ayahku menderita
kesakitan.Setiap makanan yang dia makan selalu dimuntahkan. Air mataku pun
menetes ketika Ayahku bilang jika dia meninggal nanti. Hatiku pun hancur,aku
belum rela jika ayahku pergi selama-lamanya.
Akhirnya Tuhan menjawab doa-doa keluargaku.Terjadi
Mujizat,setelah aku memasuki SMA kelas 1.Ayahku pelahan-lahan sembuh. Aku
sangat berterima kasih pada Tuhan Yesus karena sudah memulihkan keadaan ayahku.
Memasuki dunia SMA yang kata orang adalah masa-masa paling indah.Tapi aku
merasa tidak begitu. Saat itu aku susah mencari teman.Dikelas ku pada
sombong-sombong. Untungnya saat kelas 2 SMA aku sudah mulai memiliki banyak
teman.Aku masuk jurusan IPA. Padahal aku sudah memilih jurusan IPS,tapi wali
kelasku memindahkan ku.Katanya nilaiku cukup untuk masuk jurusan IPA. Yah,
cukup sulit kujalani.Setiap hari harus melihat angka-angka yang tidak aku
mengerti.
Seiring berjalan waktu,aku juga seperti anak remaja pada
umumnnya.yang mulai merasakan ketertariakan antara lawan jenis. Aku sudah mulai
menyukai lelaki,tapi hanya sebatas itu saja. Terkadang ingin seperti
teman-temanku yang sudah memiliki pacar.Aku pun terkadang bertanya bagaimana
rasanya punya pacar.Tapi orang tuaku tidak mengijinkan aku untuk pacaran selama
sekolah,aku pun menurutinya.
Aku pun mulai memperhatikan penampilanku.Ku senang semenjak
SMA tubuhku sudah selayaknya seperti seorang gadis. Aku juga suka pada rambut
panjangku yang hitam panjang dan lurus.Banyak teman-teman ku yang iri melihat
rambutku. Itu salah satu anugrah yang Tuhan berikan padaku. Sejah kelas 1 SMA
aku tidak pernah memotong pendek rambutku. Aku begitu menyukainya.
Saat kelas dua aku memiliki sahabat yaitu Iin kurniati.Dia
teman sebangku ku.Anaknya baik dan mengerti segala curhat-curhatku.Lalu ada
Fabia,dia orangnya sangat cerdas dan royal.Sering menraktir kami dikantin.Ada
juga Hesti yang baik tapi super gupek. Dan lain –lain yang gak bisa aku jabarin
satu-satu.
Kemudian saat aku kelas 3 SMA, aku begitu nyaman berada
disekolah.Rasanya sedih ingin berpisah dengan teman-temanku yaitu Rita,
Fidha,Ayu,Yunita, Siska.
Rita orangnya baik,terkadang emosian.Gak segan-segan marah
sama orang.Tapi rita agak pernah marah sama aku. Lalu Fidha,orangnya
cerewet,kritis tapi seru banget.Yunita orangnya baik, tapi aneh. Siska juga
baik,kadang-kadang suka aneh juga. Kalo ayu orangnya baik,royal dan asik diajak
ngobrol.
Rasanya ingin lebih lama sama mereka.Tapi 1 tahun berjalan
sebentar.Ujian nasional gak lama lagi.Kamis harus berpisah.Dan melanjutkan ke
universitas.
|
|
|
|
Saat pengumuman ujian aku dikerjain sama guru-guru.Dibilang
gak lulus,ternyata ya lulus. Mana udah nangis-nangis,jadi malu kan.
Saat pengumuman Ujian Nasional tahun 2011
Saat perpisahan sekolah SMA Negeri 15 Bandar Lampung
Masih banyak foto yang aku
punya tapi gak mungkin aku cantumin disini semua.
Lebih lengkapnya bisa lia di
FaceBook ku : Rubeca Sinaga
Setelah lulus aku masuk ke
perguruan tinggi negeri. Aku masuk ke Politeknik Negeri lampung lewat jalur prestasi,jadi gak
harus tes tertulis lagi. AKu senang bisa Kuliah. Aku mengembil jurusan
peternakan. Awalnya sempet gak nyaman karena teman-teman satu kelasku lebih
banyak pria.Padahal waktu sekolah aku gak pernah punya temen akrab pria. Tapi
lama-kelamaan aku sudah bisa menyesuaikan diri.Aku punya banyak teman disana.
Mereka asik-asik.
|
|
Sungguh masa-masa yang indah. Aku mulai
merasakan bagaiman hidupku mulai menjadi wanita yang mulai dewasa semenjak
kuliah. Aku ingin lulus kuliah dan bisa bekerja.Ingin membuat kedua orang tua
ku bangga.
Sahabat-sahabat ku saat
kuliah yaitu Sisca Wulandari,orangnya baik,gak pelit tapi rada pendiem
kadang-kadang.Terus Dewi,awalnya jutek waktu kenal tapi ternyata baik dan asik.
Lalu ada Septiana dipanggil Tian anaknya asik,baik care sama temen. Ada Eka
apriana,orangnya lucu and buikin suasana rame.Sedihnya awal semester 2 dia haru
berhenti kuliah karena ekonomi. Aku sedih sekali. Ada Juga Sri lestari yang
ngomongnya medok pake bahasa jawa. Dan satu lagi yaitu Oktavia anggraini.
Wanita yang cantik dan care banget sama temen. Tapi sedihnya di Tahun 2012
tepatnya bulan Mei tanggal 31 dia kecelakan waktu mau berangkat kuliah.
Akhirnya dia meninggal.Sungguh rasanya seperti mimpi.Padahal sehari sebelumnya
aku sedang bersama dia hingga sore nya. Aku sungguh sedih dan merasa kehilangan
dia.
Saat-saat bersama mereka tak bisa aku
lupakan. Bahkan hingga detik ini aku masih mengingatnya dengan jelas
Semester 2: Foto saat praktek di lab
peternakan
|
|
Tapi semua berubah ketika aku jatuh sakit.
Sakit keras yang membuatku harus cuti kuliah 1 tahun. Sungguh berat rasanya.Aku
harus berpisah dari teman-temanku.Aku tahu semua ini adalah hukuman dari Tuhan
yang harus kutanggung atas perbuatanku. Mencintai dia memang tidak salah tapi
mencoba tuk bersamanya walau sesaat itu adalah keputusan ku yang salah. Karena
kami berbeda keyakinan.Saat itu aku pun tak sadar,yang ku tahu aku beitu
mencintainya. Aku satu jurusan dan satu kelas. Benar saja jika aku terus kuliah
mungkin aku akan tetap bersamanya.Dipikiranku hanya ada dia. Tapi Tuhan
memisahkan ku darinya dengan cara aku sakit dan tak bisa kuliah lagi. Kami pun
harus berpisah. Sungguh berat kujalani, sakit fisik dan hati ku juga sakit.
Harus merelakan dia. Aku pun berusaha melupakan dia. Aku hapus semua foto dan
apapun yang berkaitan dengan dia. Dari Agustus 2012 sampai agustus 2013. Aku
pun juga belum sembuh padahal waktu cuti kuliahku sudah selesai. Berarti
positif aku tak dapat melanjutkan kuliahku lagi Di Politeknik Negeri
lampung.Aku pun sedih, rasa kangen yang begitu besar mendera. Aku kangen saat
kuliah. Aku kengen dengan Afico, teman satu kelasku.tapi aku sudah
menganggapnya abang ku sendiri.Aku kangen saat bercanda dikelas dengannya.
Pokoknya aku kangen dengan suasana kampus. Tapi semua itu harus aku kubur
dalam. Aku belum sembuh juga dalam waktu 1 tahun.Selama itu juga sakit ku tak
berkurang. Dokterpun sudah menyerah dan bingung. Setiap hari kurasakan sakit
luar biasa diperutku. Perutku rasanya kencang dan perih sekali. Mau apa saja
sakit. Badan ku juga menjadi kurus. Apalagi rambut ku rontok terus. Membuatku
merelakan nya untuk dipotong pendek. Aku selalu selalu berdoa pada Tuhan Yesus
untuk segera sembuhkan aku jika memang Tuhan ijinkan ku umur panjang. Jika
tidak lebih baik akhiri hidupku lebih cepat.Aku sudah tidak sanggup menahan semua
penderitaan ini. Sakit secara fisik pun sudah menyiksa.Aku harus makan makanan
yang rasanya hambar. Aku bosan.
Belum lagi aku harus
sendirian,aku menjauhakn diri dari teman-temanku. Ayahku sering berkata kalau
aku tidak boleh minder. Aku sudah berusaha tuk tidak minder,tapi aku gak bisa.
Bagaiman aku bisa bergaul kalau aku sakit seperti ini.
Doa ku……
Tuhan Yesus, aku tahu aku telah berdosa. Selama aku sehat aku
lupa dengan MU. Melakukan apa yang jahat. Tapi sekarang aku sadar,ampuni aku
Tuhan. Beri aku kesempatan. Sembuhkan aku.Jangan siksa aku lebih lama lagi.Aku
kasian kepada orang tuaku,kakak dan adiku.Aku tidak mau jadi beban pikiran
mereka.
Aku selalu berusaha tegar menjalani
nya.meskipun berat sekali. Bisa dikatakan aku hampir putus asa. Tapi satu yang
selalu aku percaya, Tuhan tau yang terbaik buat ku. Tuhan selalu memberi yang
baik.
Namun terkadang seakan akan Tuhan diam. Membiarkan ku seperti
ini terus. Setiap aku berkaca betapa jeleknya aku sekarang.rambutku rontok
setiap hari. Sangat tipis sekarang. Aku berfikir sampai kapan aku akan sakit
seperti ini?Apa sampai rambutku habis dan akhirnya aku botak?Aku ingin diriku
yang dulu,rambut panjang tidak seperti sekarang. Terkadang ingin aku akhiri
hidupku,tapi aku berpikir ulang ketika mengingat semua momen hidupku.Aku sudah
hidup didunia ini 21 tahun. Banyak momen yang tlah terukir.Alasan kedua yang
megurungkan niatku untuk bunuh diri yaitu aku takut. Nantinya aku akan masuk
neraka,dan siksaan disana akan selama-lamanya. Namun aku sudah tidak sanggup
menjalani hidupku lagi.
Aku ingin seperti dulu lagi…
FaceBook :
Rubeca Sinaga
Twitter: @rubecasinaga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar